Tambah Kurang Kehidupan Sama Dengan Doa

Lebih dari 20 tahun silam, ibu melawan sakit, mengerahkan segenap tenaganya untuk melahirkanku. Begitu dekat dengan kegagalan, kematian. Namun Tuhan masih sayang padanya, diberikannya kehidupan baginya untuk menghidupiku dengan segenap kasih sayangnya. Diberikan pula tenaga yang lebih untuk mendidikku, kesabaran yang melimpah untuk mengajarkanku, dan kesetiaan yang tiada goyah dalam mendampingi ayah.

Di usiaku yang bertambah ini, makin berpikir aku pada apa yang telah aku berikan kepada mereka, orang tua yang membesarkan dan mendidikku. Juga pada kedua adikku. Sepertinya belum satu hal pun aku berikan.

Di usiaku yang bertambah ini, makin aku sadari keimanan dan ketakwaan masih jauh jaraknya. Sepertinya butuh keyakinan bahwa mulai hari ini harus bisa menggapai kedua itu, untuk menggandengnya agar Tuhan selalu dekat denganku.

Di usiaku yang bertambah ini, makin aku bertanya-tanya tentang kebaikan apa yang telah aku berikan pada kawan-kawan, dan dia yang menyayangiku. Sepertinya masih kotor hati dan pikiran ini untuk bertingkah laku baik, dan mengasihi sesama mereka.

Di usiaku yang makin banyak kini, justru makin berkurang kehidupan yang akan aku jalani. Manusia tidak pernah tahu kapan akan kembali. Sedangkan masih banyak hal yang harus digapai, diberi, dan dipelajari.

Di usia ini, aku lebih membutuhkan banyak doa baik dari orang tua maupun kawan dan para sahabat. Udah dewasa, gak perlu lagi minta ini-itu untuk hadiah, kado. dan, doa dari Ayah lah terluncur barisan doa itu:

‘Selamat ultah, sabar, tawakal,ikhtiar,doa, kelak hidupmu mulia.MULYO MINULYO*’

Sebuah doa yang baik pula dari orang terdekat:

‘Selamat ulang tahun, semoga berkah, amanah dan selalu dirahmati Allah sepanjang jalanmu….’

Semoga malaikat mengijabah doa yang tercurah dari kawan-kawan, orang tua, adik-adik, sehingga Allah SWT pun dapat mengabulkannya. Amiiinn….lilin-ultah

Akhirnya,  itu lah kebahagiaan yang semestinya dirasakan pada saat ulang tahunmu: doa tulus dari orang-orang terdekatmu! Karena doa berarti harapan, kebaikan, ungkapan kasih sayang dari orang disekitarmu.

Doa dari kawan-kawan pun ada metamorfosanya. Sekarang-sekarang ini, semakin dewasa usia, gak sedikit yang menambahkan doa ‘cepet nikah’ di bagian belakang doanya. Ini kalimat doa atau imperatif ya. he he he …😛

Happy anniversary for my self. Be mature, and more patient!!

*mulyo minulyo (Jw.), berarti memiliki kedudukan yang tinggi, disegani, unggul, baik dalam segala hal, luhur budi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s