Pulang

Akhirnya sampai juga di rumah. Setelah melewat kurang lebih 15 jam perjalanan dari Jogja-Jakarta. Agak menyesal juga sih gak kedapatan tiket kereta. Padahal lebih murah dan enak.

Awalnya agak ragu sih dapet tiket bus cuma IDR 70000. Lewat jalur selatan pula, jalur yang sebelumnya tidak pernah saya lewati. Setelah dioper bus di Kutoarjo, jam 5 sore saya berangkat. Agak kaget juga liat dalam bus. Di sisi kiri dua kursi, dan di sisi kanan ada tiga kursi untuk penumpang. Untung saya dapat dua kursi, yang artinya untuk dua penumpang. Tapi jadi mikir juga nih gimana nanti bagi tempat duduk sama sebelah saya. Habisnya kursinya tuh kecil banget. Dan bener aja, setelah di Banyumas, seorang bapak duduk di sebelah saya. Makan tempat pula. Agak jengkel juga. Tapi gak apalah. Sepanjang perjalanan saya tertidur. Sudah pasti itu😀 Hehehe…

Padahal rencananya saya akan berjaga semalaman. Pingin tahu gimana sih daerah2 yang dilewati lewat jalur selatan. Tapi rencana bubar, karena kalo di atas kendaraan saya pasti tertidur.

Lain kali gak lagi deh naik bus ini, lewat jalur selatan. Emang sih gag naik turun gunung kaya kalo lewat Temanggung, Kendal dan Ambarawa. Tapi turun istirahat makannya terlalu malam. Bayangkan aja jam 09.30 malam kami baru berhenti di salah satu resto, gak tau di mana, untuk makan. Menurut saya itu terlalu malam untuk makan malam. Padahal udah lapar dari tadi isya. Beda kalo lewat jalur utara naik bus langganan. Pasti jam tujuh malam udah berhenti makan di Gringsing, ato paling lambat jam 8 malam.

Dengan malas, saya turun dari bus. Sholat isya, dan memutuskan untuk makan malam. Daripada nanti kelaparan sepanjang perjalanan, saya memutuskan makan seadanya. Sebenarnya bukan seadanya, mengingat di resto itu prasmanan dan tersedia segala macam sayuran dari kangkung, tumis tempe kecap, sampai tumis jamur. Lauk pauknya pun bervariasi. Dari tempe/tahu goreng sampai sate rolade dan ikan-ayam.

Karena saya suka sayuran. Saya pun memilih tumis kangkung, tumis jagung manis plus jamur kancing, dan oseng tahu kecap. Minumnya standar ajha, teh manis hangat. Hmmm… makanannya gag mengecewakan. Enak kok.  Tapi terpaksa gag habis, karena belum sempat menghabiskan, bus saya sudah mau take off.. hehe…

Dengan malas saya menuju bus. Duduk, dan kembali tidur dengan ruang yang sempit. Karena sebelah saya makan tempat!! Huffth!

Sampai pagi, gag nyangka sudah sampai Bekasi. Teringat Wiwik, sahabat saya dari Anggrek 7B yang sekarang di Bekasi. Sedang apa ya… hmmm mungkin siap-siap bekerja.

Gak lama kemudian, melewati Terminal Kampung Rambutan. Sudah dekat, tapi sayang gag bisa turun di Trakindo. Jadi terpaksa sampai Terminal Lb. Bulus deh.

Sesampainya di Lb. Bulus, saya langsung naik ojek. Ngebutnya minta ampun, sampai melanggar lalin :D… tapi gak apa2lah. Sampai di rumah pas banget Dedek lagi duduk di teras. Bangun tidur, belum cuci muka. Seperti anak ilang L… kaya yang diceritakan ibu selama ini, kalo udah ditinggal Dwi sekolah dan Mbak Eri belum dateng, pasti dia duduk di teras gitu. Kasihan sekali Dedek :D…. hari ini terpaksa gag berangkat sekolah dulu, soalnya demamnya belum sembuh. Cepet sembuh ya sayang :-*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s